<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Galih Hermawan on The Net &#187; Hikmah dan Kisah</title>
	<atom:link href="http://galih.eu/category/hikmah-dan-kisah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://galih.eu</link>
	<description>Seorang hamba Allah ta'ala, naib Rasulullah Muhammad saw., dan pewaris kitabullah AlQur'an</description>
	<lastBuildDate>Sun, 30 Oct 2011 16:42:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Guru Kencing Berdiri, Murid Kencing Berlari</title>
		<link>http://galih.eu/2010/06/21/guru-kencing-berdiri-murid-kencing-berlari/</link>
		<comments>http://galih.eu/2010/06/21/guru-kencing-berdiri-murid-kencing-berlari/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jun 2010 07:41:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Galih Hermawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah dan Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Lain-Lain]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[kencing berdiri]]></category>
		<category><![CDATA[kencing berlari]]></category>
		<category><![CDATA[pepatah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://galih.eu/?p=395</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillahi nahmaduhuu wa nushollii wa nusallimu &#8216;alaa rasulihil kariim. Amma ba&#8217;du. Allah SWT. yang Maha Baik, yang senantiasa mencurahkan ramat-Nya setiap saat, dan mudah2an shalawat serta salam senantiasa Allah ta&#8217;ala curahkan pada manusia sempurna penghulu 2 alam Rasulullaah Muhammad SAW., kepada  keluarganya beserta keturunannya, kepada para shahabat-shahabatnya, dan ummatnya yang istiqomah mengikuti sunnah-sunnahnya hingga hari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #003366;"><strong>Alhamdulillahi nahmaduhuu wa nushollii wa nusallimu &#8216;alaa rasulihil kariim. Amma ba&#8217;du.</strong></span></p>
<p>Allah SWT. yang Maha Baik, yang senantiasa mencurahkan ramat-Nya setiap saat, dan mudah2an shalawat serta salam senantiasa Allah ta&#8217;ala curahkan pada manusia sempurna penghulu 2 alam Rasulullaah Muhammad SAW., kepada  keluarganya beserta keturunannya, kepada para shahabat-shahabatnya, dan ummatnya yang istiqomah mengikuti sunnah-sunnahnya hingga hari kiamat. Amiin.</p>
<p>Atas karunia Allah ta&#8217;ala, penulis dapat menyampaikan tulisan ini yang kalau dihitung-hitung dari tulisan terakhir cukup lama, yaitu sekitar 4 bulan, sejak awal Februari 2010.</p>
<p>Tiba-tiba saja penulis dapat ilham mengenai sebuah <a href="http://galih.eu/tag/pepatah/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with pepatah">pepatah</a> tradisional Indonesia yang insya Allah telah kita dengar sejak kita kecil atau awal masuk sekolah, yaitu <a href="http://galih.eu/tag/pepatah/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with pepatah">pepatah</a> &#8220;<span style="color: #003366;"><em><strong>Guru <a href="http://galih.eu/tag/kencing-berdiri/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with kencing berdiri">kencing berdiri</a>, murid <a href="http://galih.eu/tag/kencing-berlari/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with kencing berlari">kencing berlari</a></strong></em></span>&#8220;.</p>
<p>Seingat penulis dulu ketika masih kecil sambil membaca beberapa tulisan-tulisan di internet, salah satunya adalah di <a href="http://id.wikiquote.org/wiki/Guru_kencing_berdiri,_murid_kencing_berlari" target="_blank"><span style="color: #008000;">WikiQuote</span></a>, mengartikan sebagai berikut.</p>
<blockquote>
<ol>
<li>Murid biasanya bulat-bulat mencontoh gurunya, maka guru sebaiknya jangan memberikan contoh yang buruk.</li>
<li>Menjadi tokoh panutan di masyarakat/pejabat negeri hendaknya jangan  sampai memberi contoh yang buruk</li>
</ol>
</blockquote>
<p>Insya Allah rata-rata para orang tua, guru, dan pendahulu kita hendak memberikan nasehat yang baik bahwa kita harus bisa menjadi panutan yang baik terhadap manusia lainnya.</p>
<p>Ada beberapa hal yang saya penasaran mengenai pepatah tersebut, di antaranya adalah:</p>
<blockquote><p>Kenapa menggunakan kata predikat (atau kata kerja) <span style="color: #ff0000;">kencing</span> (atau buang air kecil)</p>
<p><span style="color: #0000ff;">Kencing berdiri</span> disematkan pada guru, <span style="color: #0000ff;">kencing berlari</span> pada murid</p></blockquote>
<p><strong><span style="color: #008000;">Adakah yang salah dengan kencing berdiri buat guru, atau umumnya pada seorang manusia?</span></strong></p>
<p><span id="more-395"></span>Kalau kencing berlari disematkan pada manusia memang sesuatu yang tidak wajar di tengah2 budaya masyarakat kita, khususnya di Indonesia, atau mungkin negara lain.</p>
<p>Jika dipandang dari sisi agama (<a href="http://galih.eu/tag/islam/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Islam">Islam</a>), meskipun ada beberapa perbedaan pendapat mengenai &#8220;kencing berdiri&#8221; ini, saya lebih cenderung untuk melazimkan diri dengan kencing sambil duduk/jongkok dalam keadaan normal.</p>
<p>Kencing sambil duduk/jongkok insya Allah adalah kebiasaan Nabi SAW., yang sangat baik kita ikuti (laki-laki maupun perempuan).</p>
<p>Kembali lagi ke topik mengenai &#8220;kencing berdiri&#8221;, saya menduga para orang tua atau pendahulu kita terdahulu-pun tidak menganjurkan &#8220;kencing berdiri&#8221;, apalagi sejak tanah Jawa ini didatangi oleh para da&#8217;i-da&#8217;i Allah (sering disebut walisongo), yang mengajarkan Islam, berikut adab-adab aktifitas sehari-hari.</p>
<p>Namun, karena adab-adab aktifitas sunnah sehari-hari jarang sekali disampaikan dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat secara luas, sehingga aktifitas &#8220;kencing berdiri&#8221; ini menjadi sesuatu yang lumrah atau lazim. Allahu a&#8217;lam.</p>
<p>Oleh karena itu mari kita pelajari lagi kehidupan atau sunnah-sunnah Rasulullaah SAW., dan kita jadikan kebiasaan kita sehari-hari, apalagi kita yang senantiasan mengaku-aku sebagai ummat Beliau SAW.</p>
<p>Perlu disampaikan juga dalam keluarga kita, dan saat kondisi memungkinkan, kita sampaikan juga pada lingkungan masyarakat kita.</p>
<p>Banyak <a href="http://galih.eu/tag/hikmah/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with hikmah">hikmah</a> dari kencing sambil duduk/jongkok ini, di antaranya:</p>
<ul>
<li>Ikut sunnah Nabi SAW., mudah2an Allah dan Rasul-Nya menyayangi kita.</li>
<li>Mengurangi kemungkinan terkena najis, baik pada tubuh maupun pada pakaian.</li>
<li>Sehat insya Allah.</li>
</ul>
<p><span style="color: #ffffff;">.</span><br />
Kata kuncinya adalah di balik setiap amalan sunnah Nabi SAW. pasti ada kejayaan, yakinlah.</p>
<p>Benarnya datang dari Allah, kesalahan dari diri pribadi. Mohon maaf.</p>
<p><strong><span style="color: #008000;">Laa hauwlaa wa laa quwwaata illa billaah.</span></strong></p>
<img src="http://galih.eu/?ak_action=api_record_view&id=395&type=feed" alt="" />
	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/21/sebab-talim-si-anak-tidak-lagi-suka-menonton-tv/" title="Sebab Ta&#8217;lim, Si Anak Tidak Lagi Suka Menonton TV (21 February 09)">Sebab Ta&#8217;lim, Si Anak Tidak Lagi Suka Menonton TV</a> (2)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/26/saudara-muslim-australia-bercerita/" title="Saudara muslim Australia bercerita (26 February 09)">Saudara muslim Australia bercerita</a> (2)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/28/sakitkah-saya/" title="Sakitkah Saya? (28 February 09)">Sakitkah Saya?</a> (0)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/21/perjuangan-mendirikan-talim-rumah/" title="Perjuangan Mendirikan Ta&#8217;lim Rumah (21 February 09)">Perjuangan Mendirikan Ta&#8217;lim Rumah</a> (1)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/23/perbaiki-akar-ranting-batang-dan-buah-akan-baik/" title="Perbaiki Akar! Ranting, batang, dan buah akan baik (23 February 09)">Perbaiki Akar! Ranting, batang, dan buah akan baik</a> (0)</li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://galih.eu/2010/06/21/guru-kencing-berdiri-murid-kencing-berlari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>FaceBook Haram ? Mari kita pelajari</title>
		<link>http://galih.eu/2009/05/26/facebook-haram-mari-kita-pelajari/</link>
		<comments>http://galih.eu/2009/05/26/facebook-haram-mari-kita-pelajari/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 May 2009 01:28:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Galih Hermawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah dan Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://galih.eu/?p=272</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillahi nahmaduhu wa nusholli wa nusallimu &#8216;alaa rasulihil kariim. Amma ba&#8217;du. Akhir-akhir ini berita yang muncul di internet yang cukup mengejutkan para FaceBookers (penggemar situs FaceBook.com) adalah munculnya informasi (fatwa) dari sebagian &#8216;ulama Islam yang mengatakan bahwa penggunaan FaceBook diharamkan. Sumber bisa diperoleh di sini: Forum Santri Haramkan Friendster dan Facebook http://regional.kompas.com/read/xml/2009/05/22/19412039/forum.santri.haramkan.friendster.dan.facebook Ulama Jatim Fatwakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillahi nahmaduhu wa nusholli wa nusallimu &#8216;alaa rasulihil kariim. Amma ba&#8217;du.</p>
<p>Akhir-akhir ini berita yang muncul di internet yang cukup mengejutkan para <em><strong>FaceBookers </strong></em>(penggemar situs <a href="http://galih.eu/tag/facebook/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with facebook">FaceBook</a>.com) adalah munculnya informasi (fatwa) dari sebagian &#8216;ulama <a href="http://galih.eu/tag/islam/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Islam">Islam</a> yang mengatakan bahwa penggunaan <a href="http://galih.eu/tag/facebook/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with facebook">FaceBook</a> diharamkan.</p>
<p><strong>Sumber bisa diperoleh di sini:</strong></p>
<p><span style="color: #3366ff;">Forum Santri Haramkan Friendster dan Facebook</span></p>
<p>http://regional.kompas.com/read/xml/2009/05/22/19412039/forum.santri.haramkan.friendster.dan.facebook</p>
<p><span style="color: #3366ff;">Ulama Jatim Fatwakan Facebook Haram </span></p>
<p>http://www.banjarmasinpost.co.id/read/artikel/12856/ulama-jatim-fatwakan-facebook-haram</p>
<p>Setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata ada tambahan informasi, dengan sumber yang sama menyatakan bahwa penggunaan FaceBook secara berlebihan adalah haram (kondisional).</p>
<p><strong>Sumber ada di sini:</strong></p>
<p><span style="color: #3366ff;">Lirboyo: Facebook Haram Jika Merangsang Syahwat</span></p>
<p>http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/2009/05/24/brk,20090524-177809,id.html</p>
<div class="judulisiberita" style="margin: 5px 0px;"><span style="color: #3366ff;">Facebook Haram?</span></div>
<p>http://regional.kompas.com/read/xml/2009/05/24/08194589/Facebook.Haram</p>
<p>Mari  kita telusuri sedikit berkenaan dengan objek pembahasan (FaceBook.com), untuk selanjutnya akan penulis singkat dengan istilah <strong>FB</strong>.</p>
<p>FaceBook.Com adalah sebuah situs atau website bertipe <em>social networking</em>, dimana di dalamnya menyediakan fasilitas bagi para anggotanya untuk mengisikan data-data pribadinya, meliputi biodata, riwayat sekolah, pekerjaan, dan lain-lain. Keuntungan lain yang ditawarkan oleh pengembang situs FaceBook.com  salah satu di antaranya adalah pengguna dapat mencari teman (anggota lain) yang memiliki kriteria sama, misal satu sekolah, satu kota, satu penggemar, dan lain-lain.</p>
<p><span id="more-272"></span>Situs lain yang mempunyai fungsi hampir sama dengan <strong>FB </strong>adalah Friendster.com, MySpace.com, dan lain-lain.</p>
<p>Fasilitas lain yang menurut penulis merupakan kesukaan dari anggota <strong>FB</strong> adalah kemudahan menuliskan status secara <em>realtime</em>, dimana anggota FB dapat setiap saat menuliskan apa yang ada difikirannya, baik sekedar untuk memberitahukan aktivitas yang dilakukan oleh anggota yang bersangkutan, kirim informasi, iseng, dan lain-lain yang ditujukan khususnya pada semua anggota yang mempunyai akses untuk melihat status orang lain, biasanya anggota yang sudah menjadi Teman (<em><strong>Friend</strong></em>) dari anggota yang bersangkutan.</p>
<p>Kadang kala ketika seorang anggota <strong>FB </strong>lagi suntuk, ada masalah, <em>bad mood</em>, sering juga ditemui kata-kata umpatan, caci maki, atau ungkapan kekesalan.</p>
<p>Ada juga yang memanfaatkan <strong>FB </strong>untuk saling berkirim informasi atau pesan ke anggota lain yang menjadi temannya.</p>
<p>Dan tentunya fasilitas-fasilitas lain yang beraneka ragam.</p>
<p><strong>FB </strong>dalam hal ini mempunyai dampak positif dan negatif sebagaimana objek lain yang ada di dunia.</p>
<p>Kita ilustrasikan dengan pisau, ada yang memanfaatkan untuk kebaikan, seperti memotong buah-buahan, menyembelih hewaan kurban, dan keperluan rumah tangga lainnya.</p>
<p>Ada juga yang menggunakannya untuk kejahatan, seperti membunuh orang dengan sengaja (berniat jelek), dan perbuatan lain yang dapat membahayakan nya hidup makhluk hidup secara tidak sah menurut hukum hakam agama Islam, maupun hukum negara.</p>
<p>Sekilas yang penulis tangkap, dengan mengharamkan suatu objek dikarenakan ada pemanfaatan objek yang menyalahi aturan sepertinya kurang tepat. Kecuali jika objek tersebut memang jelas-jelas diharamkan oleh agama Islam, seperti anjing, babi, dan hal-hal lain yang telah diterangkan dalam Al-Qur&#8217;an dan sunnah.</p>
<p>Sedangkan <strong>FB </strong>ini adalah salah satu teknologi sebagaimana pisau, semuanya tergantung dari si penggunanya dan untuk keperluan apa teknologi tersebut dimanfaatkan. Jika pengharaman <strong>FB </strong>memang terjadi, itu sama artinya dengan mengharamkan pisau secara mutlak, dikarenakan ada pemanfaatan pisau yang menyalahi aturan.</p>
<p>Hal ini akan memicu para pengguna <strong>FB </strong>untuk melakukan kritik perbandingan, seperti:</p>
<ol>
<li>Kenapa Friendster.com dan Myspace.com tidak diharamkan, toh sama dengan <strong>FB</strong>?</li>
<li>Kenapa tidak teknologi internet sekalian yang diharamkan?</li>
<li>Kenapa tidak komputer sekalian diharamkan?</li>
<li>Dan lain-lain.</li>
</ol>
<p>Kurang lebih itulah yang penulis lihat dalam forum-forum diskusi di internet, terutama KasKus.us sebagai salah satu komunitas online terbesar di Indonesia.</p>
<p>Apalagi pengguna internet, khususnya <strong>FB</strong>, yang beraneka ragam, baik dari segi pendidikan, pekerjaan, agama, suku, dengan tanpa melakukan <em>cross check</em> terlebih dahulu menimbulkan tulisan-tulisan yang penulis pandang sebagai bentuk pencacian dan kritik terhadap &#8216;ulama &#8211; &#8216;ulama yang bersangkutan. Dimana tentunya ini dapat menimbulkan dosa bagi ummat Islam yang melakukannya. Sedangkan bagi Syeithon dan bala tentaranya, orang-orang kafir, memanfaatkan momen ini untuk mengadu domba ummat Islam, antara &#8216;ulama yang pro dan &#8216;ulama yang kontra, antara ummat dan &#8216;ulama, dsb.</p>
<p>Tentunya hal ini bagi kita ummat Islam sangat tidak diharapkan.</p>
<p>Kalau kita pelajari, setiap teknologi akan mempunyai dampak positif dan negatif, apalagi yang dibuat oleh orang-orang kafir dengan maksud supaya ummat Islam lalai dari melaksanakan perintah-perintah Allah ta&#8217;ala dan sunnah Rasulullah saw.</p>
<p>Hak bagi &#8216;alim &#8216;ulama yang ada kemampuan berijtihad adalah mengeluarkan fatwa demi tegaknya agama Islam di muka bumi, demi kemaslahatan ummat. Apabila fatwa yang dikeluarkan salah, si mujtahid akan dapat 1 pahala, jika benar akan dapat 2 pahala.</p>
<p>Alangkah lebih baik dan bijaksana jika setiap ummat Islam, khususnya para &#8216;alim &#8216;ulama untuk membimbing ummat supaya senantiasa mengusahakan peningkatan iman dan amal sholihnya, mengajak terhadap pengamalan sunnah-sunnah Rasulullah saw., memberi contoh yang baik dalam amal-amal masjid, dan amal-amal sholih lainnya. Dengan adanya iman yang kuat, kesibukan dalam amal sholih, insya Allah akan menjadi tameng dari segala bisikan-bisikan syeithon, termasuk teknologi-teknologi apapun yang dapat digunakan untuk memudharatkan ummat Islam.</p>
<p>Termasuk <strong>FB</strong>, maupun teknologi lain, atau bahkan benda-benda apapun di dunia ini tidak akan mampu menyesatkan hamba Allah yang diberi petunjuk oleh Allah ta&#8217;ala.</p>
<p>Bagi kita ummat Islam yang bukan dari kalangan &#8216;alim &#8216;ulama, apapun fatwa yang dikeluarkan berkenaan dengan pengharaman <strong>FB</strong>, meskipun bukan keluar dari MUI Indonesia secara terpusat, atau menurut jumhur &#8216;ulama di dunia, jangan sampai membuat kita mencaci-maki dan mengkritik &#8216;alim &#8216;ulama kita tersebut.</p>
<p>Jika Anda ragu-ragu mengenai fatwa tersebut, silakan ditanyakan pada &#8216;alim &#8216;ulama di tempat Anda atau dimanapun, khususnya MUI berkenaan dengan fatwa tersebut, kemudian mohonlah petunjuk dari Allah ta&#8217;ala dan amalkan secara istiqomah (konsisten).</p>
<p>Insya Allah dengan demikian hati kita akan senantiasa bersih dari sangka buruk, iri dengki, dan terpelihara dari kekotoran hati. Kita juga minta pertolongan pada Allah ta&#8217;ala agar hati kita senantiasa diisi dengan harapan dan ketergantungan kepada Allah ta&#8217;ala dan amal sholih kita, jangan sampai ada sedikitpun ketergantungan pada makhluk-makhluk Allah, teknologi apapun, termasuk <strong>FB </strong>ini.</p>
<p>Mari kita fahami dan amalkan hadits Nabi berikut:</p>
<p>&#8220;Dari Abu Hurairah radhiyallaahu &#8216;anhu, ia berkata, Rasulullah shalallaahu &#8216;alaihi wasallam bersabda, &#8216;<strong>Apabila ummatku sudah mengagungkan dunia, maka akan tercabut dari mereka kehebatan Islam. Dan apabila mereka meninggalkan amar ma&#8217;ruf nahi munkar, maka mereka akan terhalang dari keberkahan wahyu. Dan apabila ummatku saling menghina, maka jatuhlah mereka dari pandangan Allah ta&#8217;ala.</strong>&#8216; &#8221; (Hakim, Tirmidzi, dalam kitab Durul Mantsur).</p>
<p>Mudah-mudahan Allah ta&#8217;ala memberikan kita taufik dan hidayah untuk senantiasa menjalankan semua perintah-Nya sebagaimana yang dicontohkan oleh baginda Rasulullah Muhammad  shalallaahu &#8216;alaihi wasallam. Amiin.</p>
<img src="http://galih.eu/?ak_action=api_record_view&id=272&type=feed" alt="" />
	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/21/sebab-talim-si-anak-tidak-lagi-suka-menonton-tv/" title="Sebab Ta&#8217;lim, Si Anak Tidak Lagi Suka Menonton TV (21 February 09)">Sebab Ta&#8217;lim, Si Anak Tidak Lagi Suka Menonton TV</a> (2)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/26/saudara-muslim-australia-bercerita/" title="Saudara muslim Australia bercerita (26 February 09)">Saudara muslim Australia bercerita</a> (2)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/28/sakitkah-saya/" title="Sakitkah Saya? (28 February 09)">Sakitkah Saya?</a> (0)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/21/perjuangan-mendirikan-talim-rumah/" title="Perjuangan Mendirikan Ta&#8217;lim Rumah (21 February 09)">Perjuangan Mendirikan Ta&#8217;lim Rumah</a> (1)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/23/perbaiki-akar-ranting-batang-dan-buah-akan-baik/" title="Perbaiki Akar! Ranting, batang, dan buah akan baik (23 February 09)">Perbaiki Akar! Ranting, batang, dan buah akan baik</a> (0)</li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://galih.eu/2009/05/26/facebook-haram-mari-kita-pelajari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fasilitas harus sebanding dengan kualitas</title>
		<link>http://galih.eu/2009/05/16/fasilitas-harus-sebanding-dengan-kualitas/</link>
		<comments>http://galih.eu/2009/05/16/fasilitas-harus-sebanding-dengan-kualitas/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 May 2009 04:34:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Galih Hermawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah dan Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Lain-Lain]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://galih.eu/?p=265</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillahi robbil &#8216;aalamiin. Segala pujian hanya milik Allah ta&#8217;ala. Semoga Allah ta&#8217;ala senantiasa mencurahkan sholawat serta salam kepada baginda Rasulullah Muhammad saw. dan seluruh ummatnya di seluruh alam. Amiin. Hari demi hari ketemu mahasiswa/i, baik itu di kelas ketika waktu belajar, di jalan raya, di warung, dan berbagai tempat. Bandung memang salah satu kota pelajar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillahi robbil &#8216;aalamiin.</p>
<p>Segala pujian hanya milik Allah ta&#8217;ala. Semoga Allah ta&#8217;ala senantiasa mencurahkan sholawat serta salam kepada baginda Rasulullah Muhammad saw. dan seluruh ummatnya di seluruh alam. Amiin.</p>
<p>Hari demi hari ketemu <a href="http://galih.eu/tag/mahasiswa/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with mahasiswa">mahasiswa</a>/i, baik itu di kelas ketika waktu belajar, di jalan raya, di warung, dan berbagai tempat.</p>
<p>Bandung memang salah satu kota <a href="http://galih.eu/tag/pelajar/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with pelajar">pelajar</a> di Indonesia. Selain di dalamnya terdapat Universitas Negeri yang cukup populer, juga banyak berdiri kampus-kampus swasta yang bertebaran di mana-mana.</p>
<p>Sekilas penulis akan bercerita bahwa pada tahun 2000 ketika pertama kali datang ke Bandung untuk <a href="http://galih.eu/tag/kuliah/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with kuliah">kuliah</a> di UNIKOM, beberapa teman-teman mahasiswa yang sama-sama <a href="http://galih.eu/tag/kuliah/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with kuliah">kuliah</a> di jurusan Teknik Informatika sudah mulai membeli sebuah komputer (PC atau desktop). Saat itu jarang sekali yang menggunakan laptop (notebook) seperti saat ini (2009).</p>
<p>Banyak juga mahasiswa yang tidak punya komputer (termasuk penulis <img src='http://galih.eu/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ), sehingga penulis dan teman-teman lebih sering memanfaatkan komputer dengan cara sewa di rental komputer. Dimana harus disisihkan sebagian dari uang makan.</p>
<p><span id="more-265"></span>Kondisi umum mahasiswa saat ini, terutama di jurusan IF Unikom, banyak mahasiswa yang datang ke kampus sambil membawa laptopnya, sambil memanfaatkan hotspot gratis.</p>
<p>Dalam kenyataan yang penulis hadapi dulu, justru teman-teman mahasiswa yang belum memiliki komputer malah lebih kelihatan sungguh-sungguh dikarenakan takut ketinggalan sama yang punya komputer.</p>
<p>Sedangkan yang sudah punya komputer ada sebagian yang malah bukan buat sarana belajar, tapi buat main game, dan perkara-perkara lalai yang bukan sebagai kegiatan utama belajar.</p>
<p>Kondisi saat ini berbeda jauh dengan kondisi penulis ketika masih kuliah. Laptop (portable komputer) sudah tersebar dimana-mana, teknologi semakin canggih. Dampak postifinya, semakin mempermudah kita dalam mengakses informasi atau berbagi informasi dengan orang lain.</p>
<p>Namun, ternyata dampak negatifnya lebih dahsyat! Kemudahan mengakses informasi dimanfaatkan untuk mengakses sumber daya yang melalaikan dari tujuan utama belajar, seperti: games, movies, porn things, etc.</p>
<p>Secara tidak sadar &#8220;<em><strong>hiburan</strong></em>&#8221; tersebut di atas melalaikan kita dari pembelajaran yang sesungguhnya. Zaman penulis kuliah, hiburan buat kami mahasiswa hanya sebagai sarana pelampiasan kepenatan semasa kuliah untuk sementara saja. Namun saat ini seolah-olah telah menjadi maksud, yang celakanya tidak disadari oleh kaum pelajar dan pemuda kita.</p>
<p>Dengan alasan refreshing, para syeithon dan orang-orang &#8220;<em>kafir</em>&#8221; telah memasukkan benih-benih kelalaian dalam diri pemuda dan pelajar kita.</p>
<p>Jangankan untuk ibadah (sholat, dzikir, ngaji, dsb), untuk belajar sebagai kepentingan sekolah atau kuliahnya saja banyak yang terbengkalai.</p>
<p>Bahkan dari pengalaman penulis mengajar beberapa tahun di prodi Teknik Informatika UNIKOM, kualitas belajar, termasuk akhlaq pemuda/pelajar kita sudah jauh menurun dari generasi-generasi sebelumnya.</p>
<p>Innalillaahi wa inna ilaihi roji&#8217;uun.</p>
<p>Maka, maksud dan tujuan aktivitas sekolah/kuliah harus segera diperbaiki, para bapak/ibu orang tua yang sudah susah payah mencari uang untuk keperluan sekolah/kuliah anaknya banyak dilalaikan untuk perkara-perkara di luar perkuliahan, betapa dhzallimnya kita pada orang tua.</p>
<p>Satu-satunya cara untuk meluruskan niat para pemuda/pelajar kita, khususnya dalam kegiatan belajar mengajar, baik di sekolah maupun perkuliahan adalah dengan memperbaiki akar daripada segala permasalahan, yaitu Iman.</p>
<p>Dengan iman yang betul terhadap Allah ta&#8217;ala dan hari Akherat, mau tidak mau kita jadi ingat bahwa hidup di dunia hanya sementara saja, hidup di akherat selama-lamanya.</p>
<p>Bagi seorang pelajar, tidak mungkin mau menghabiskan waktunya untuk perkara yang sia2, apalagi tidak ada hubungannya sama sekali dengan kegiatan sekolah/kuliah.</p>
<p>Dengan iman yang betul dan amal sholih yang baik, akan senantiasa diingatkan bahwa harta, diri, dan waktu kita adalah titipan dari Allah swt. yang harus kita gunakan sebaik-baiknya sesuai dengan perintah Allah swt. dan sunnah Rasulullah saw.</p>
<p>Dengan demikian, diri kita siapapun, termasuk pemuda/pelajar kita akan lurus dalam niatnya insya Allah.</p>
<p>Perlu kita latih juga untuk mendirikan sholat fardhu 5 waktu berjamaah di Masjid atau dimanapun ada adzan dikumandangkan secara tepat waktu, insya Allah kedisiplinan para pemuda/pelajar kita pun akan diperbaiki oleh Allah ta&#8217;ala.</p>
<p>Hal ini tentu dibutuhkan contoh, teladan, dan kerja sama dari para orang tua, guru, dan dosen.</p>
<p><span style="color: #008000;"><strong>GURU = digugu dan ditiru</strong></span></p>
<p>Jadi harus jadi panutan yang baik buat para pemuda dan para murid2nya.</p>
<p>Apabila seorang guru dan orang tua tidak bisa jadi contoh yang baik, na&#8217;udzubillah, maka akan semakin memperburuk kondisi (akhlaq) para pemuda/pelajar kita.</p>
<p>Mudah-mudahan Allah ta&#8217;ala memberi kita kemudahan dalam menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya sebagaimana yang dicontohkan oleh baginda Rasulullah Muhammad saw. Amiin.</p>
<p>Kebenaran hanya dari Allah dan Rasul-Nya. Penulis adalah hamba yang dho&#8217;if.</p>
<p>Wa maa taufiqi illa billaah.</p>
<img src="http://galih.eu/?ak_action=api_record_view&id=265&type=feed" alt="" />
	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/21/sebab-talim-si-anak-tidak-lagi-suka-menonton-tv/" title="Sebab Ta&#8217;lim, Si Anak Tidak Lagi Suka Menonton TV (21 February 09)">Sebab Ta&#8217;lim, Si Anak Tidak Lagi Suka Menonton TV</a> (2)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/26/saudara-muslim-australia-bercerita/" title="Saudara muslim Australia bercerita (26 February 09)">Saudara muslim Australia bercerita</a> (2)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/28/sakitkah-saya/" title="Sakitkah Saya? (28 February 09)">Sakitkah Saya?</a> (0)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/21/perjuangan-mendirikan-talim-rumah/" title="Perjuangan Mendirikan Ta&#8217;lim Rumah (21 February 09)">Perjuangan Mendirikan Ta&#8217;lim Rumah</a> (1)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/23/perbaiki-akar-ranting-batang-dan-buah-akan-baik/" title="Perbaiki Akar! Ranting, batang, dan buah akan baik (23 February 09)">Perbaiki Akar! Ranting, batang, dan buah akan baik</a> (0)</li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://galih.eu/2009/05/16/fasilitas-harus-sebanding-dengan-kualitas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ParPol dan Caleg Favorit</title>
		<link>http://galih.eu/2009/04/06/parpol-dan-caleg-favorit/</link>
		<comments>http://galih.eu/2009/04/06/parpol-dan-caleg-favorit/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2009 03:15:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Galih Hermawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah dan Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Lain-Lain]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://galih.eu/?p=185</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, segala puji hanya milik Alah swt. , tidak ada yang lain yang pantas dipuji dan diagungkan kecuali hanya Allah ta&#8217;ala. Tulisan ini penulis ambil dari catatan penulis yang ada di http://www.facebook.com/note.php?note_id=65450920543 Hanya sebagai renungan buat kita ummat Islam, mudah-mudahan menjadi suatu ibrah atau pelajaran buat kita. Pilihlah caleg (partai) dengan kategori sbb: 1. Beriman [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, segala puji hanya milik Alah swt. , tidak ada yang lain yang pantas dipuji dan diagungkan kecuali hanya Allah ta&#8217;ala.</p>
<p>Tulisan ini penulis ambil dari catatan penulis yang ada di <a href="http://www.facebook.com/note.php?note_id=65450920543" target="_blank">http://www.facebook.com/note.php?note_id=65450920543</a></p>
<p>Hanya sebagai renungan buat kita ummat <a href="http://galih.eu/tag/islam/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Islam">Islam</a>, mudah-mudahan menjadi suatu <em>ibrah </em>atau pelajaran buat kita.<br />
Pilihlah caleg (partai) dengan kategori sbb:</p>
<p><span style="color: #333399;"><strong> 1. Beriman kepada Allah ta&#8217;ala dan Rasulullah saw.</strong></span></p>
<p>Orang yang tidak beriman, tidak akan pernah memegang amanah rakyat.<br />
Orang yang menghidupkan sunnah Nabi Muhammad saw. Selain itu, orang tersebut akan selalu mengedepankan akal fikiran dan hawa nafsunya semata.</p>
<p><span id="more-185"></span> <span style="color: #333399;"><strong>2. Sholat fardhu 5 waktu di Masjid, tepat waktu dan berjamaah.</strong></span></p>
<p>Orang yang mudah melalaikan sholat sebagai kewajiban utamanya terhadap Rabb-nya, akan lebih mudah lagi mengabaikan dan melalaikan tanggung jawabnya terhadap masyarakat atau siapapun yang ada di bawah tanggungannya.</p>
<p><span style="color: #333399;"><strong> 3. Berilmu dan ahli dzikir</strong></span></p>
<p>Orang tersebut faham akan perintah-perintah Allah ta&#8217;ala dan sunnah Rasulullah saw.<br />
Sehingga dia akan faham tanggung jawabnya sebagai seorang pimpinan terhadap rakyatnya.<br />
Faham bahwa dia akan ditanya akan kepemimpinannya di akherat kelak oleh Allah Al-Hakim.</p>
<p>Dzikir dalam hal ini adalah, setiap aktivitas, dia senantiasa mengkaitkannya dengan apa yang Allah ta&#8217;ala perintahkan pada dia saat itu, apa yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw. saat itu.</p>
<p>Ketika sedang bekerja, sedang tidur, berkendaraan, makan, tidur, di kamar mandi, dan lain sebagainya.</p>
<p><span style="color: #333399;"><strong> 4. Akhlaq Mulia</strong></span></p>
<p>Akhlaq mulia ialah senantiasa  menjalin hubungan dengan siapapun.<br />
Memuliakan &#8216;ulama, menghormati orang yang lebih tua, menghargai sesama, dan menyayangi yang lebih muda.<br />
Penting juga, dia senantiasa menebarkan salam &#8220;Assalamu&#8217;alikum&#8221; ke setiap orang, baik dikenal maupun tidak dikenal.</p>
<p><span style="color: #333399;"><strong> 5. Ikhlas karena Allah ta&#8217;ala</strong></span></p>
<p>Niat yang senantiasa tulus hanya untuk mengharapkan ridho Allah ta&#8217;ala.<br />
Harta, diri, dan waktunya dikorbankan untuk kepentingan agama, kemaslahatan dan kepentingan ummat.</p>
<p>Tidak seperti sekarang, pingin menjadi caleg karena dapat gaji gedhe, gak mau korban hartanya sendiri untuk agama. Bahkan rela mengorbankan kepentingan agama hanya untuk mendapatkan keduniaan (harta, jabatan, tahta, pujian, massa, dll) Nau&#8217;dzubillah min dzaalik.</p>
<p><span style="color: #333399;"><strong> 6. Da&#8217;wah ilallaah.</strong></span></p>
<p>Lisan dan perbuatannya senantiasa mengajak manusia untuk taat kepada Allah swt.<br />
Bukan hanya membesarkan nama partai, mengagungkan partai, pakai kaos dengan logo dan tulisan partai, mengiklankan partainya ke setiap orang. Na&#8217;udzu billah.</p>
<p>Berapa orang yang hari-harinya membesarkan Allah ta&#8217;ala di depan manusia, amal2nya penuh dengan sunnah Nabi.</p>
<p><span style="color: #008080;"> Insya Allah siap?</span></p>
<p><span style="color: #008080;"><span style="color: #000000;">Sesungguhnya Allah ta&#8217;ala akan beri (sifat) pemimpin sesuai dengan kondisi rakyatnya.<br />
Begitu juga sebaliknya, Allah ta&#8217;ala akan beri (sifat) rakyat sesuai dengan kondisi pemimpinnya.</span></span></p>
<p><span style="color: #008080;"><span style="color: #000000;">Segala kebenaran mutlak hanya milik Allah swt. dan Rasul-Nya saw.<br />
</span></span></p>
<img src="http://galih.eu/?ak_action=api_record_view&id=185&type=feed" alt="" />
	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/21/sebab-talim-si-anak-tidak-lagi-suka-menonton-tv/" title="Sebab Ta&#8217;lim, Si Anak Tidak Lagi Suka Menonton TV (21 February 09)">Sebab Ta&#8217;lim, Si Anak Tidak Lagi Suka Menonton TV</a> (2)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/26/saudara-muslim-australia-bercerita/" title="Saudara muslim Australia bercerita (26 February 09)">Saudara muslim Australia bercerita</a> (2)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/28/sakitkah-saya/" title="Sakitkah Saya? (28 February 09)">Sakitkah Saya?</a> (0)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/21/perjuangan-mendirikan-talim-rumah/" title="Perjuangan Mendirikan Ta&#8217;lim Rumah (21 February 09)">Perjuangan Mendirikan Ta&#8217;lim Rumah</a> (1)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/23/perbaiki-akar-ranting-batang-dan-buah-akan-baik/" title="Perbaiki Akar! Ranting, batang, dan buah akan baik (23 February 09)">Perbaiki Akar! Ranting, batang, dan buah akan baik</a> (0)</li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://galih.eu/2009/04/06/parpol-dan-caleg-favorit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mari mem-&#8221;Promosikan&#8221; Allah swt. dan Rasul-Nya</title>
		<link>http://galih.eu/2009/03/07/mari-mempromosikan-allah-swt-dan-rasul-nya/</link>
		<comments>http://galih.eu/2009/03/07/mari-mempromosikan-allah-swt-dan-rasul-nya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2009 07:28:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Galih Hermawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah dan Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://galih.eu/?p=121</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, Segala puji hanyalah kepunyaan Allah swt. , memang tidak sesuatupun yang pantas dipuji dan diagungkan kecuali hanyalah Allah swt. Allah swt. yang menciptakan setiap makhluk-Nya, yang memelihara dan menjaganya, memberikan rizki, hingga suatu saat Dia pula yang akan mematikan dan menghancurkannya. Hari ini begitu banyak partai atau perwakilan parta politik yang begitu gencarnya mempromosikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah,</p>
<p>Segala puji hanyalah kepunyaan Allah swt. , memang tidak sesuatupun yang pantas dipuji dan diagungkan kecuali hanyalah Allah swt.</p>
<p>Allah swt. yang menciptakan setiap makhluk-Nya, yang memelihara dan menjaganya, memberikan rizki, hingga suatu saat Dia pula yang akan mematikan dan menghancurkannya.</p>
<p>Hari ini begitu banyak partai atau perwakilan parta <a href="http://galih.eu/tag/politik/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with politik">politik</a> yang begitu gencarnya mempromosikan para wakilnya agar dipilih oleh masyarakat, padahal hal ini harusnya menjadi pelajaran bagi masyarakat, berapa banyak partai dan wakil rakyat yang dahulu kita elu-elukan, kita promosikan, berusaha membelanya, bahkan berapa banyak orang yang sampai rela menghabiskan dan mengorbankan harta, bahkan jiwanya agar partai atau wakil rakyat yang dipilihnya itu berhasil mencapai tujuannya.</p>
<p>Alhasil, berapa banyak pula masyarakat yang dikhianati oleh orang yang pilihnya itu. Subhanallah.</p>
<p>Hanya Allah swt. dzat yang tidak akan menyalahi janji, bergantung pada makhluk, hanya akan membuat kita semakin susah, hati terasa sempit dan guncang ketika apa yang kita gantungkan tidak sesuai harapan, sebaliknya dapat menyebabkan iman kita keluar apabila yakin terhadap makhluk Allah mengalahkan yakin terhadap sang Pencipta makhluk itu sendiri, yakni Allah ta&#8217;ala.</p>
<p><span id="more-121"></span>Mungkin kalau kita sedang jalan di jalan2 raya atau jalan kecil, foto2 calon2 wakil rakyat begitu banyak dipajang, pembicaraan-pembicaraan yang mengarah pada ajakan untuk memeilih seseorang sudah bukan hal asing di telinga masyarakat.</p>
<p>Namun, ketika didengarkan keagungan dan sifat2 Allah swt. yang mulia di telinga  kita, seolah sesuatu yang aneh dan malas sekali untuk mendengarkan, apalagi untuk membicarakannya.</p>
<p>Seorang &#8216;alim ulama bercerita bahwa dahulu para shahabatNabi Muhammad saw., ketika bertemu dengan shahabat lainnya, maka dia berkata, <span style="color: #0000ff;">&#8220;Wahai saudaraku, mari kita beriman sejenak!&#8221;</span>.</p>
<p>Maka, orang yang diajak tadi sempat marah, dan berkata, &#8220;<span style="color: #008000;">Saya ini sudah beriman, kok diajak beriman sesaat!</span>&#8221;</p>
<p>Maka shahabat pertama tadi menjelaskan, bahwa dia bermaksud mengajak orang tersebut untuk berbicara perkara keagungan Allah swt, perkara akherat, dengan tujuan untuk meningkatkan iman.</p>
<p>Benarlah firman Allah ta&#8217;ala, yang artinya, &#8220;<strong>Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.</strong>&#8221; (<span style="color: #333399;">Adz-Dzariyat: 55</span>).</p>
<p>&#8216;Alim ulama menambahkan, bahwa maksud dari kedua shahabat Nabi dengan istilah <em>&#8220;beriman sejenak</em>&#8221; adalah, orang tersebut menyampaikan keagungan2 Allah ta&#8217;ala dan mebicarakan perkara2 agama, akherat, kemudian meminta orang tersebut untuk mengajak orang lain berbicara pembicaraan yang sama.</p>
<p>Maka, marilah kita ummat <a href="http://galih.eu/tag/islam/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Islam">Islam</a> menambah porsi isi pembicaraan kita mengenai pembicaraan yang berisikan keagungan2 Allah ta&#8217;ala di depan manusia, di depan istri/suami, anak, orang tua, kawan, dan semua orang.</p>
<p>Mari kita belajar membicarakan akherat, alam kubur, shirot, nerakan dan surga, di depan manusia, untuk siapa? untuk diri kita sendiri.</p>
<p>Agama Islam bukanlah agama kebatinan, tapi berupa amal.</p>
<p>Insya Allah dengan memperbanyak membicarakan keagungan2 Allah swt., banyak membicarakan iman yakin, kehidupan akherat, niscaya iman kita akan ditingkatkan oleh Allah swt.</p>
<p>Kurangi atau bahkan hilangkan mengagung-agungkan manusia2 yang masih hidup tersebut, tidak ada jaminan orang yang kita agungkan itu mulia di sisi Allah ta&#8217;ala.</p>
<p>Allah subhanahu wa ta&#8217;ala yang maha baik, yang tidak pernah menyalahi janji, yang menjaga kita di kala kita terjaga maupun tidur, yang terus memberikan rizki, padahal kita orang yang banyak berbuat dosa, mari bertobat kepada Allah ta&#8217;ala, ikuti jalannya Rasulullah saw dan para shahabatnya.</p>
<p>La hauwla wa quwwaata illa billah.</p>
<img src="http://galih.eu/?ak_action=api_record_view&id=121&type=feed" alt="" />
	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/21/sebab-talim-si-anak-tidak-lagi-suka-menonton-tv/" title="Sebab Ta&#8217;lim, Si Anak Tidak Lagi Suka Menonton TV (21 February 09)">Sebab Ta&#8217;lim, Si Anak Tidak Lagi Suka Menonton TV</a> (2)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/26/saudara-muslim-australia-bercerita/" title="Saudara muslim Australia bercerita (26 February 09)">Saudara muslim Australia bercerita</a> (2)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/28/sakitkah-saya/" title="Sakitkah Saya? (28 February 09)">Sakitkah Saya?</a> (0)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/21/perjuangan-mendirikan-talim-rumah/" title="Perjuangan Mendirikan Ta&#8217;lim Rumah (21 February 09)">Perjuangan Mendirikan Ta&#8217;lim Rumah</a> (1)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/23/perbaiki-akar-ranting-batang-dan-buah-akan-baik/" title="Perbaiki Akar! Ranting, batang, dan buah akan baik (23 February 09)">Perbaiki Akar! Ranting, batang, dan buah akan baik</a> (0)</li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://galih.eu/2009/03/07/mari-mempromosikan-allah-swt-dan-rasul-nya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sakitkah Saya?</title>
		<link>http://galih.eu/2009/02/28/sakitkah-saya/</link>
		<comments>http://galih.eu/2009/02/28/sakitkah-saya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2009 01:49:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Galih Hermawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah dan Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://galih.eu/?p=118</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, Asyhaduallaah ilaaha illallaah, wa asyhaduanna Muhammadan &#8216;abduhu wa rasuuluh. Atas karunia Allah ta&#8217;ala yang maha luas, penulis bisa menulis di blog ini setelah sekian bulan terakhir ini offline menulis. Dalam kehidupan sehari-hari kita, untuk orang-orang yang beriman akan senantiasa diuji oleh Allah ta&#8217;ala dengan ujian yang menurut pengetahuan Allah ta&#8217;ala kita mampu mengatasinya. Yakinlah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah,</p>
<p>Asyhaduallaah ilaaha illallaah, wa asyhaduanna Muhammadan &#8216;abduhu wa rasuuluh.</p>
<p>Atas karunia Allah ta&#8217;ala yang maha luas, penulis bisa menulis di blog ini setelah sekian bulan terakhir ini offline menulis.</p>
<p>Dalam kehidupan sehari-hari kita, untuk orang-orang yang beriman akan senantiasa diuji oleh Allah ta&#8217;ala dengan ujian yang menurut pengetahuan Allah ta&#8217;ala kita mampu mengatasinya. Yakinlah bahwa Allah ta&#8217;ala menguji kita hendak meningkatkan iman dan taqwa kita.</p>
<p>Sebagaimana ujian sekolah umum, mulai tingkat SD sampai perguruan tinggi, tujuan diadakannya ujian adalah untuk menguji tingkat pemahaman kita terhadap pelajaran yang disampaikan oleh guru/dosen kita.</p>
<p>Begitupun Allah ta&#8217;ala yang maha baik, senantiasa memberikan ujian-ujian pada kita ialah untuk menguji keimanan kita. Apabila kita berhasil melewati ujian, maka bertambahlah kasih sayang dan rahmat-Nya pada kita hamba-Nya.</p>
<p><span id="more-118"></span>Ujian-ujian Allah ta&#8217;ala tidak bisa diprediksi, namun semuanya tentu sudah ada kunci jawabannya. Satu-satunya manusia yang memegang kunci jawabannya adalah baginda Rasulullah Muhammad saw. Murid-murid Beliau saw. pun telah berhasil mengatasi ujian-ujian Allah ta&#8217;ala ketika masih hidup di dunia, bahkan sebelum lulus-pun sudah menyandang gelar Radhiyallahu &#8216;anhum, sebuah gelar tertinggi untuk manusia di bawah para Nabi dan Rasul.</p>
<p>Di antara ujian Allah ta&#8217;ala yang akan penulis sampaikan di sini adalah ujian sakit. Perkara sakit jasmani maupun kesembuhan sesungguhnya berada di genggaman Allah ta&#8217;ala. Jika Allah berkehendak kita sakit jasmani, seperit: pusing, pilek, demam, stroke, dsb&#8230; ketahuilah bahwa Allah ta&#8217;ala hendak membersihkan dosa-dosa kita, doa orang yang sakit makbul (ijabah) di sisi Allah ta&#8217;ala. Dan Allah mengetahui bahwa dengan ujian sakit jasmani ini, kalau kita bersabar akan meningkatkan iman dan taqwa kita.</p>
<p>Begitu juga dengan kesembuhan, hanya Allah ta&#8217;ala yang bisa menyembuhkan segala penyakit, berbagai macam obat-obatan di dunia ini, para dokter, tabib, dan ahli pengobatan lainnya tidak akan pernah berhasil menyambuhkan penyakit apapun kecuali atas izin Allah ta&#8217;ala.</p>
<p>Bagaimana cara bersabar? Tegakkan sholat.</p>
<p>Hampir dalam kehidupan sehari-hari kita, setiap kali mengalami sakit jasmani, maka akan segera berobat atau mencari cara/solusi bagaimana supaya kita sembuh? Rasanya kurang nyaman dalam beraktifitas kalau dalam keadaan kurang sehat. Betulkah seperti itu?<br />
Sedangkan para sahabat nabi saw. sebaliknya, ketika senantiasa sehat, jarang diserang penyakit, para sahabat ini justru khawatir, jangan2 Allah ta&#8217;ala tidak menyayanginya! Subhanallaah.</p>
<p>Para pembaca yang baik, namun ada satu sakit yang lebih sering menerpa kita, namun seringkali kita mengabaikannya, padahal sakit yang satu ini adalah akar dari segala penyakit. Apakah itu? SAKIT IMAN.</p>
<p>Apabila kita sakit iman, atau iman kita sedang menurun, kita seolah-olah tidak merasa kalau kita sedang sakit iman, kenapa? Karena iman kita lemah.</p>
<p>Itulah bedanya sakit jasmani dan sakit iman.</p>
<blockquote><p>Nikmatnya makan akan sangat terasa kalau pernah mengalami lapar.</p>
<p>Nikmatnya tidur akan sangat nyenyak sekali kalau kita dalam keadaan ngantuk.</p>
<p>Nikmatnya punya harta kalau kita pernah merasakan miskin.</p>
<p>Nikmatnya sehat jasmani kalau kita pernah merasakan sakit jasmani.</p></blockquote>
<p>Sedangkan nikmat iman hanya akan terasa kalau iman kita dalam keadaan bagus atau tinggi, bukan harus mengalami sakit iman dulu, soalnya kalau sakit iman, tidak akan pernah merasakan manisnya iman.</p>
<p>Dampak dari sakit iman tidak hanya akan dirasakan ketika kita sudah mati dan berada di alam akherat, namun di dunia saja juga akan mempunyai dampak yang nyata. Pernahkan Anda mengalami selalu was-was, putus asa, tidak tenang, stress, padahal di sekeliling Anda begitu banyak duniawi yang menemani, seperti: kekayaan, jabatan, wanita/lelaki, keluarga, pendidikan, dll? Satu-satunya obat hati adalah dengan memperbaiki iman dan amal sholih kita.</p>
<p>Beberapa gejala-gejala sakit iman ialah:<br />
1. Yakin yang rusak atau tidak sempurna terhadap Allah ta&#8217;ala dan Rasulullah saw.<br />
2. Sholat yang tidak khusyu&#8217; dan tidak terjaga.<br />
3. Malas menuntut dan mengamalkan ilmu agama, malas berdzikir.<br />
4. Akhlaq yang jelek, baik terhada sesama muslim, non muslim, maupun makhluk Allah yang lain.<br />
5. Tidak pernah ikhlas dalam beramal.<br />
6. Tidak mau berkorban harta, diri, dan waktu untuk kepentingan agama.</p>
<p>Gejala2 tersebut di atas akan penulis paparkan dalam tulisan berikut.</p>
<p>Mudah2an Allah ta&#8217;ala memberikan kita kefahaman agama dan diberikan kekuatan untuk mengamalkan dan menyampaikannya pada orang lain. Amiin.</p>
<p>-</p>
<blockquote><p><span style="color: #000080;">Tulisan disusun ulang berdasarkan:</span></p>
<p><a href="http://galih-hermawan.blogspot.com/2008/11/sakitkah-saya-bagian-1.html" target="_blank">http://galih-hermawan.blogspot.com/2008/11/sakitkah-saya-bagian-1.html</a></p></blockquote>
<img src="http://galih.eu/?ak_action=api_record_view&id=118&type=feed" alt="" />
	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/21/sebab-talim-si-anak-tidak-lagi-suka-menonton-tv/" title="Sebab Ta&#8217;lim, Si Anak Tidak Lagi Suka Menonton TV (21 February 09)">Sebab Ta&#8217;lim, Si Anak Tidak Lagi Suka Menonton TV</a> (2)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/26/saudara-muslim-australia-bercerita/" title="Saudara muslim Australia bercerita (26 February 09)">Saudara muslim Australia bercerita</a> (2)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/21/perjuangan-mendirikan-talim-rumah/" title="Perjuangan Mendirikan Ta&#8217;lim Rumah (21 February 09)">Perjuangan Mendirikan Ta&#8217;lim Rumah</a> (1)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/23/perbaiki-akar-ranting-batang-dan-buah-akan-baik/" title="Perbaiki Akar! Ranting, batang, dan buah akan baik (23 February 09)">Perbaiki Akar! Ranting, batang, dan buah akan baik</a> (0)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/03/07/mari-mempromosikan-allah-swt-dan-rasul-nya/" title="Mari mem-&#8221;Promosikan&#8221; Allah swt. dan Rasul-Nya (7 March 09)">Mari mem-&#8221;Promosikan&#8221; Allah swt. dan Rasul-Nya</a> (0)</li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://galih.eu/2009/02/28/sakitkah-saya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Saudara muslim Australia bercerita</title>
		<link>http://galih.eu/2009/02/26/saudara-muslim-australia-bercerita/</link>
		<comments>http://galih.eu/2009/02/26/saudara-muslim-australia-bercerita/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Feb 2009 05:23:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Galih Hermawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah dan Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[australia]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://galih.eu/?p=115</guid>
		<description><![CDATA[Namhmaduhu wa nusholli wa nusallimu &#8216;alaa rasulihil kariim. Alhamdulillah, segala puji bagi Allah ta&#8217;ala, satu-satunya Dzat yang berhak dimintai pertolongan dan satu-satunya Dzat yang bisa memberi pertolongan pada hamba-hamba -Nya. Pada hari kamis, ahad yang lalu, tepatnya tanggal 28 Agustus 2008, di Masjid Al Madinah, jl. depok no. 2A, Antapani &#8211; Bandung, di masjid kedatangan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Namhmaduhu wa nusholli wa nusallimu &#8216;alaa rasulihil kariim.</p>
<p>Alhamdulillah, segala puji bagi Allah ta&#8217;ala, satu-satunya Dzat yang berhak dimintai pertolongan dan satu-satunya Dzat yang bisa memberi pertolongan pada hamba-hamba -Nya.</p>
<p>Pada hari kamis, ahad yang lalu, tepatnya tanggal 28 Agustus 2008, di Masjid Al Madinah, jl. depok no. 2A, Antapani &#8211; Bandung, di masjid kedatangan tamu-tamu saudara kita semuslim dari <a href="http://galih.eu/tag/australia/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with australia">Australia</a>.</p>
<p>Beliau adalah bule asli, seorang mualaf sejak 9-10 tahun yang lalu.<br />
Seusai sholat maghrib berjama&#8217;ah, beliau banyak bercerita tentang kebesaran sifat-sifat Allah ta&#8217;ala yang mulia, pentingnya menghidupkan sunnah baginda Rasulullah Muhammad saw. , kemudan bercerita perkembangan da&#8217;wah <a href="http://galih.eu/tag/islam/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Islam">Islam</a> di negeri kangguru tersebut, dan dilanjutkan dengan <a href="http://galih.eu/tag/kisah/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with kisah">kisah</a> beliau masuk Islam.</p>
<p><span id="more-115"></span>Perkembangan da&#8217;wah di Australia Alhamdulillah semakin pesat atas karunia Allah ta&#8217;ala. Yang dulunya ketika awal-awal ummat Islam memasuki Australia hanya segelintir orang saja. Untuk mendirikan sholat berjama&#8217;ah saja susahnya bukan main, bahkan masjid waktu itu cuma satu bangunan saja.</p>
<p>Bahkan, beliau bercerita, sholat Jum&#8217;at yang sama-sama kita ketahui adalah sholat yang dikerjakan pada hari Jum&#8217;at, tidak bisa dilaksanakan sebagaimana mestinya. Saudara-saudara kita ummat Islam waktu itu mendirikan sholat Jum&#8217;at pada hari Ahad, dikarenakan hari itu adalah satu-satunya hari libur kerja. Allahu Akbar. Mirip sekali dengan kondisi awal di negara-negara Eropa.</p>
<p>Selanjutnya dengan adanya pertolongan Allah ta&#8217;ala, mulai muncullah risau dan fikir bagaimana supaya ummat Islam di Australia bisa mengamalkan agama Islam dengan sebaik mungkin, sehingga dengan pengorbanan harta, diri, dan waktu sendiri, saudara-saudara kita Australia mulai buat da&#8217;wah Ilallah. Sehingga sampai waktu ini, Allah ta&#8217;ala kasih karunia dengan jumlah ummat Islam yang semakin besar, jumlah bangunan-bangunan Masjid sampai ratusan buah. Allahu Akbar.</p>
<p>Kemudian beliau cerita tentang kisah beliau sampai mendapatkan hidayah dari Allah ta&#8217;ala.</p>
<p>Beliau dalam keseharian pekerjaannya sering bertemu dengan seorang muslim dari Indonesia, dimana dia ini subhanallah atas karunia Allah ta&#8217;ala senantiasa mengamalkan sunnah dalam kehidupan kesehariannya, tidak terkesan dengan lingkungan Australia yang mayoritas adalah non Muslim.</p>
<p>Beberapa contoh adalah, ketika aktivitas makan dan minum. Baginda Nabi Muhammad saw. mengajarkan pada kita agar makan dengan duduk di lantai, menggunakan tangan kanan (tanpa sendok), menggunakan 3 jari dan ketika minum juga tidak boleh berdiri, pakai tangan kanan, dan meminum secara pelan2 selama 3x awal, baru diteguk seluruhnya. Nah, beliau orang Australia ini seringkali menemukan kejanggalan dalam setiap aktivitas orang Indonesia ini. Ketika ada acara Standing Party, dimana semua orang makan dan minum dengan berdiri, tetapi orang Muslim Indonesia ini dengan teguhnya mengamalkan sunnah dalam makan dan minum, dikenal dengan adab makan. Sehingga, saudara kita Australia ini terheran-heran, &#8220;Apa maksudnya orang ini?&#8221; kata beliau.</p>
<p>La Ilaha Illallah. Di situlah mulai Allah ta&#8217;ala tanamkan getaran-getaran jiwa dalam hati orang Australia ini. Semakin hari semakin banyak dilihat aktivitas-aktivitas keseharian ini kok banyak sekali yang bertentangan dengan keseharian orang2 non muslim di sini? Memang perintah Allah ta&#8217;ala dan Rasul-Nya adalah kita jangan sama dengan orang2 kafir, kita harus menyelisihinya.</p>
<p>Bahkan ketika suatu saat datang seseorang dengan berpakaian seperti pengkut Music PUNK, rambuat dibuat meruncing ke atas, anting2 sebanyak puluhan ditindik dari hidung nyambung ke telinga, pakaian yang mirip orang2 punk, subhanallah, maka mata orang2 melihat ke arah si Punk tersebut, namun sesaat kemudian lewatlah saudara muslim Indonesia ini dengan menggunakan baju sunnah, jenggot panjang, menggunakan kopyah, sehingga orang2 bule yang tadinya melihat si Punk ini menjadi berubah melihati orang Indonesia ini.</p>
<p>Saudara kita Australia ini menceritakan, bahwa waktu benar2 menjadi suatu daya tarik yang sangat kuat sekali buat orang2 non muslim, hati sangat bergetar ketika melihat orang Muslim Indonesia ini mengamalkan sunnah.</p>
<p>Begitu juga ketika orang Australia ini sering berdiskusi dengan orang Indonesia ini. Banyak bercerita sebab2 apa kok di melakukan aktivitas yang nyleneh2 tersebut? Bahkan mulai dari adab buang air kecil, buang air besar, tidur, dan semuanya, telah diceritakan pada orang Australia ini. Subhanallah. Bahkan beberapa lama sebelum beliau masuk Islam, beliau begitu lama mengamalkan sunnah ini dikarenakan manfaat2 duniawi yang dia rasakan khususnya di bidang kesehatan. Bagiamana dengan kita orang Islam?</p>
<p>Pernah sekali beliau meninggalkan beberapa sunnah yang biasa dia amalkan, malahan badannya terasa aneh, seperti tidak nyaman. Ada saja sesuatu yang tidak enak dirasa ketika satu sunnah ditinggalkan. &#8220;Pasti ada sesuatu yang dahsyat dengan amalan ini!&#8221;, kata beliau.</p>
<p>Namun waktu itu beliau masih malu untuk masuk Islam, dikarenakan takut dianggap orang gila sama warga di sana. Beliau mengatakan, orang2 Australia semuanya mengaku bahwa tidak ada yang patut disembah kecuali satu Tuhan, yaitu Allah ta&#8217;ala. Namun mereka menolak kalau hidupnya dijalankan atas dasar agama. Sehingga semua orang beragama, baik muslim maupun lainnya dianggap orang2 gila saja.</p>
<p>Ketika itu memang teman wanita yang hidup serumah ketika melihat amalan2 sunnah di kamar mandi ikut tercengang dengan tingkah laku si laki2 Australia ini, Alhamdulillah setelah buat da&#8217;wah, Allah ta&#8217;ala kasih hidayah juga pada perempuan ini. Akhirnya saudara kita Australia ini pun menikahi teman wanita yang pada masa jahiliyah ini sering tinggal bersama. Allahu Akbar.</p>
<p>Pesan beliau, khususnya pada orang2 muslim Indonesia, hidupkan amalan sunnah, janganlah kalian malu dan ragu dalam mengamalkan sunnah. Insya Allah, akan ada kejayaan dibaliknya. Dan yakinkan semua orang Muslim akan tergerak hatinya, bahkan orang2 non muslim pun akan tergetar hatinya apabila kita ummat Islam menegakkan sunnah dengan sebaik-baiknya.<br />
Demikian sedikit cerita dari saudara muslim kita dari Australia, masya Allah, malu sekali kita orang Islam yang seudah lama memeluk agama Islam, namun begitu banyak amalan2 agama, sunnah yang tidak kita amalkan, bahkan kita tinggalkan.</p>
<p>Mari sama2 kita perbaiki iman dan amal sholih kita dengan belajar mengorbankan harta, diri, dan waktu sendiri untuk agama Allah.</p>
<p>Di awal bulan Ramadhan 1429 H ini, mari sama2 kita memaafkan kesalahan saudara2 kita, dan kita mohon maaf pada setiap orang. Mudah2an Allah ta&#8217;ala menetapkan hidayah-Nya pada kita semua. Amiin.</p>
<p>-</p>
<blockquote><p><span style="color: #000080;">Tulisan disusun ulang berdasarkan:</span></p>
<p><a href="http://galih-hermawan.blogspot.com/2008/09/saudara-muslim-australia-bercerita.html" target="_blank">http://galih-hermawan.blogspot.com/2008/09/saudara-muslim-australia-bercerita.html</a></p></blockquote>
<img src="http://galih.eu/?ak_action=api_record_view&id=115&type=feed" alt="" />
	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/21/sebab-talim-si-anak-tidak-lagi-suka-menonton-tv/" title="Sebab Ta&#8217;lim, Si Anak Tidak Lagi Suka Menonton TV (21 February 09)">Sebab Ta&#8217;lim, Si Anak Tidak Lagi Suka Menonton TV</a> (2)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/23/ebook-ayat-ayat-cinta/" title="EBook Ayat-Ayat Cinta (23 February 09)">EBook Ayat-Ayat Cinta</a> (0)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/28/sakitkah-saya/" title="Sakitkah Saya? (28 February 09)">Sakitkah Saya?</a> (0)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/21/perjuangan-mendirikan-talim-rumah/" title="Perjuangan Mendirikan Ta&#8217;lim Rumah (21 February 09)">Perjuangan Mendirikan Ta&#8217;lim Rumah</a> (1)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/23/perbaiki-akar-ranting-batang-dan-buah-akan-baik/" title="Perbaiki Akar! Ranting, batang, dan buah akan baik (23 February 09)">Perbaiki Akar! Ranting, batang, dan buah akan baik</a> (0)</li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://galih.eu/2009/02/26/saudara-muslim-australia-bercerita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Laki-laki Idola</title>
		<link>http://galih.eu/2009/02/24/laki-laki-idola/</link>
		<comments>http://galih.eu/2009/02/24/laki-laki-idola/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 16:12:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Galih Hermawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah dan Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://galih.eu/?p=105</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, Allah ta&#8217;ala berkuasa atas seluruh makhluk-Nya, dan makhluk itu lemah tak berdaya, bahkan terhadap dirinya sendiri. Judul topik yang penulis buat ini memang agak-agak aneh. Insya Allah, secara akal, ummat Islam tahu bahwa lelaki idola ya cuma satu, siapa lagi kalau bukan nabi terkahir ummat akhir zaman, baginda Rasulullah Muhammad saw. Sedikit cerita mengenai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, Allah ta&#8217;ala berkuasa atas seluruh makhluk-Nya, dan makhluk itu lemah tak berdaya, bahkan terhadap dirinya sendiri.</p>
<p>Judul topik yang penulis buat ini memang agak-agak aneh.<br />
Insya Allah, secara akal, ummat <a href="http://galih.eu/tag/islam/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Islam">Islam</a> tahu bahwa lelaki idola ya cuma satu, siapa lagi kalau bukan nabi terkahir ummat akhir zaman, baginda Rasulullah Muhammad saw.</p>
<p>Sedikit cerita mengenai <a href="http://galih.eu/tag/kisah/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with kisah">kisah</a> nyata seorang <a href="http://galih.eu/tag/pelajar/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with pelajar">pelajar</a> sholih di luar negeri, tepatnya di England atau Inggris.</p>
<p>Lelaki muda ini atas izin Allah ta&#8217;ala bisa melanjutkan studi ke negara Inggris, dimana waktu itu ummat Islam belum sebanyak sekarang. Pelajar ini sebenarnya sudah menyadari bahwa di negara Inggris ini kondisinya tidak seperti di negara-negara lain yang banyak ummat Islamnya. Pergaulan bebas, free sex, drugs (obat-obatan terlarang), senjata api, dan semuanya yang serba bebas ada di sana. Namun, Alhamdulillah pelajar ini sebelumnya mempunyai background (latar belakang) agama yang kuat, baik dari segi iman, ilmu, dan amalnya.</p>
<p>Maka, berbekal kondisi keagamaan yang kuat dari seorang pelajar ini, timbullah kerisauan melihat keadaan ummat di Inggris yang masih banyak terjebak dalam aktivitas kejahiliyahan. Belum lagi kondisi wanita-wanita bule di sana yang akan menarik hati setiap lelaki yang memandangnya membuat hati pelajar ini semakin resah. Yaitu bagaimana supaya imannya tidak tergoda.</p>
<p><span id="more-105"></span>Salah satu nasehat dari orang tua dan &#8216;alim ulama terhadap si pelajar ini adalah agar senantiasa menundukkan (menjaga) pandangan terhadap keduniaan-keduniaan yang bisa meinggalkan jejak/kesan dalam hati. Namanya juga pelajar laki-laki yang belum menikah, jadi maklum saja kalau hawa nafsu untuk melihat wanita cukup kuat.</p>
<p>Atas pertolongan Allah ta&#8217;ala, si pelajar ini belajar terus menerus menundukkan pandangan, terutama terhadap wanita-wanita Inggris yang bisa merontokkan hatinya.</p>
<p>Kita sering mendengar istilah kembang desa atau bunga desa, yang menunjukkan adanya wanita idaman di dalam suatu desa tertentu. Begitu juga wilayah kampus, di kampus si pelajar ini terdapat bunga kampus, yaitu seorang gadis yang masih belia, bule, cakep, intelek, dan berbagai kelebihan yang pasti membuat laki-laki yang melihatnya menjadi jatuh hati. Jadi tidak heran kalau si gadis idaman ini lewat maka setiap lelaki yang melihatnya akan menggodanya, ada yang memanggil-manggil namanya, ada yang bersiul-siul, &#8220;suit&#8230;suit&#8230;.!!!&#8221;, kayak di Indonesia ternyata.</p>
<p>Nah, tibalah si gadis idaman ini melewati si pelajar yang berada di dekatnya, masya Allah, ternyata si pelajar ini tertunduk saja, berusaha agar tidak melihat ke arah gadis ini, berusaha menekan hawa nafsunya yang sedang bergejolak.</p>
<p>Kali pertama belum terjadi apa-apa pada si gadis dan si pelajar ini. Hingga kebeberapa kalinya si gadis lewat di depannya menimbulkan kecurigaan pada si gadis. Mungkin yang dia pikirkan, kok baru kali ini dia melewati seorang lelaki, tetapi dia tidak ditatap atau dilihat. Apakah saya kurang menarik atau kurang cakep, batin si gadis.</p>
<p>Kemudian keesokan lagi si gadis lewat, masih saja si pelajar ini tidak menengok ke arah si gadis. Maka si gadis mulai berfikir aneh lagi, &#8220;Oo..Oo.. jangan-jangan lelaki ini adalah homo&#8221; [<strong>homo </strong>= <em>suka sesama lelaki</em>]. Akhirnya si gadis memberanikan diri untuk menegur sapa si pelajar ini.</p>
<p>Subhanallah, ketika berbicara, mata si pelajar ini berusaha untuk terus menundukkan pandangan meskipun hawa nafsunya menolak, dan kelihatan keki. Si gadis jadi tambah bingung dan bertanya pada pemuda pelajar itu, kenapa dia kok kelihatan aneh sendiri ketimbang lelaki lainnya.</p>
<p>Maka pemuda pelajar ini berkata, &#8220;Sesungguhnya dalam agama kami Islam, wanita itu sangat dimuliakan. Ibarat mutiara atau berlian intan, dimana tidak setiap orang bisa melihatnya, menyentuh atau menjamahnya. Perhiasan ini harus benar-benar dilindungi dan dijaga agar tetap berkilau, indah dan berharga. Seandainya perhiasan ini disentuh oleh setiap orang, maka akan pudarlah pesona keindahannya. Oleh karena itulah dalam agama kami Islam, wanita-wanita muslimah dianjurkan dan diperintahkan untuk menutupi auratnya secara sempurna. Dan bagi para lelaki, tidak dianjurkan melihat aurat wanita lain. Oleh karena itulah saya berusaha mengamalkan nasehat agama ini. Mungkin itulah yang membuat Anda terheran-heran dengan sikap saya.&#8221;</p>
<p>Singkatnya, dari pertemuan pertama itu sudah menimbulkan kesan mendalam pada si gadis bule ini. Selama ini dia lihat, orang-orang Islam dari luarnya saja, dari berita-berita di TV, media, internet dimana selalu menjelek-jelekkan Islam. Akhirnya si gadis England ini mulai sedikit demi sedikit tertarik dengan ajaran Islam, begitu indahnya ajaran Islam, terutama dalam memperlakukan wanita, yang tadinya dia menganggap jilbab (menutup aurat) secara sempurna pada wanita itu mengekang hak asasi wanita, tidak bebas, tidak gaul, dan lain-lainnya, berubah 180 derajat menganggap bahwa hal itu adalah bentuk pemuliaan terhadap wanita.</p>
<p>Hingga sampailah dia ada keinginan kuat untuk memeluk Islam. Si gadis mendekati pemuda pelajar itu dan menyampaikan keinginannya untuk masuk Islam, namun ada syaratnya&#8230;?</p>
<p><strong>ANDA TAHU APA SYARATNYA? HARTA, JABATAN, KEDUDUKAN, KETINGGIAN ILMU, DLL? <span style="color: #0000ff;">BUKAN!</span></strong></p>
<p>Si gadis itu bersedia masuk Islam asalkan si pemuda pelajar Islam tadi bersedia menikahinya !<br />
Allahu Akbar&#8230; seolah-olah pemuda ini mirip peribahasa, sambil menyelam air.</p>
<p>Maka si pelajar ini tidak kuasa menolak rahmat Allah ta&#8217;ala, ada hamba Allah yang dikirim untuk memeluk Islam, merasakan nikmatnya Islam, apalagi si gadis ini adalah idola kampus yang dapat membuat jatuh hati semua laki-laki yang melihatnya.</p>
<p><span style="color: #ffff00;">&#8211;&gt;</span><br />
Subhanallah, dengan amalan sholih menundukkan pandangan saja sudah menjadikan si pemuda pelajar ini menjadi asbab hidayah buat orang lain. Bahkan kecantikan dan kejelitaan si gadis ini adalah hadiah dari Allah ta&#8217;ala.</p>
<p>Dengan menundukkan atau menjaga padangan, maka diri kita akan mendapatkan manisnya iman, menguatkan ingatan, menjadi khusyu&#8217; dalam beribadah, dan berbagai manfaat lain dari Allah ta&#8217;ala.</p>
<p>Mudah-mudahan Allah ta&#8217;ala memberikan kita taufik untuk senantiasa menjaga pandangan dari makhluk-makhluk dunia yang dapat menyebabkan timbulnya kesan dalam hati. Amiin.</p>
<p>-</p>
<blockquote><p><span style="color: #000080;">Tulisan disusun ulang berdasarkan:</span></p>
<p><a href="http://galih-hermawan.blogspot.com/2008/06/laki-laki-idola.html" target="_blank">http://galih-hermawan.blogspot.com/2008/06/laki-laki-idola.html</a></p></blockquote>
<img src="http://galih.eu/?ak_action=api_record_view&id=105&type=feed" alt="" />
	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/21/sebab-talim-si-anak-tidak-lagi-suka-menonton-tv/" title="Sebab Ta&#8217;lim, Si Anak Tidak Lagi Suka Menonton TV (21 February 09)">Sebab Ta&#8217;lim, Si Anak Tidak Lagi Suka Menonton TV</a> (2)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/26/saudara-muslim-australia-bercerita/" title="Saudara muslim Australia bercerita (26 February 09)">Saudara muslim Australia bercerita</a> (2)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/28/sakitkah-saya/" title="Sakitkah Saya? (28 February 09)">Sakitkah Saya?</a> (0)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/21/perjuangan-mendirikan-talim-rumah/" title="Perjuangan Mendirikan Ta&#8217;lim Rumah (21 February 09)">Perjuangan Mendirikan Ta&#8217;lim Rumah</a> (1)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/23/perbaiki-akar-ranting-batang-dan-buah-akan-baik/" title="Perbaiki Akar! Ranting, batang, dan buah akan baik (23 February 09)">Perbaiki Akar! Ranting, batang, dan buah akan baik</a> (0)</li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://galih.eu/2009/02/24/laki-laki-idola/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Harga BBM naik! Iman, Ilmu dan Amal Sholih harus naik!</title>
		<link>http://galih.eu/2009/02/24/harga-bbm-naik-iman-ilmu-dan-amal-sholih-harus-naik/</link>
		<comments>http://galih.eu/2009/02/24/harga-bbm-naik-iman-ilmu-dan-amal-sholih-harus-naik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 16:07:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Galih Hermawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah dan Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://galih.eu/?p=103</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, sudah hampir 1 bulan ini nggak nge-blog Fenomena yang baru saja terjadi di Indonesia secara umum adalah kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak), meskipun selain kenaikan harga BBM ada fenomena lain yang cukup rumit. Dampak dari kenaikan harga BBM pun berimbas pada kenaikan harga barang-barang lainnya, mulai dari barang-barang sembako, ongkos angkot, dan lain-lain. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, sudah hampir 1 bulan ini nggak nge-blog</p>
<p>Fenomena yang baru saja terjadi di Indonesia secara umum adalah kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak), meskipun selain kenaikan harga BBM ada fenomena lain yang cukup rumit.</p>
<p>Dampak dari kenaikan harga BBM pun berimbas pada kenaikan harga barang-barang lainnya, mulai dari barang-barang sembako, ongkos angkot, dan lain-lain. Masyarakat mulai banyak yang mengeluh, bahkan penulis dengarkan sendiri dari seorang sopir angkot yang ngomel-ngomel tidak karuan sampai mengancam dirinya sendiri akan berhenti jadi supir angkot saja. Masya Allah.</p>
<p><span id="more-103"></span>Kehidupan dunia hanya sementara saja sedangkan kehidupan di akherat selama-lamanya. Kurang lebih rata-rata usia ummat akhir zaman ini sekitar 60-70 tahun. Teman penulis sering kali bilang, sesuah-susahnya manusia hidup di dunia pasti ada kalanya dia pernah gembira dan tertawa. Sebaliknya, sesenang-senangnya manusia hidup di dunia, ada kalanya dia pernah bersedih dan menangis. Namun kehidupan akherat semuanya serba &#8220;ekstrim&#8221; alias dahsyat. Apabila seseorang mendapatkan siksaan di akherat, maka siksa dan penderitaan yang dialaminya semakin hari semakin sengsara tidak berkurang sedikitpun. Sebaliknya, apabila seseorang di akherat mendapatkan kenikmatan (surga), maka semakin hari semakin nikmat, tidak akan kekenyangan walaupun makan sebanyak apapun, dan berbagai macam kenikmatan yang lain.</p>
<p>Apa yang diujikan pada Allah ta&#8217;ala di atas permukaan bumi ini hanyalah untuk menguji hamba-Nya, apakah <strong>bersyukur </strong>ketika mendapatkan nikmat, ataukah lupa/kufur/lalai. Dan apakah <strong>bersabar </strong>ketika mendapatkan sesuatu yang tidak menyenangkan hatinya ataukan malah menggerutu. Misalnya, sakit, bencana, kenaikan harga, dan lain-lain.</p>
<p>Semakin kita sibuk memikirkan kesusahan yang kita alami, maka hati akan semakin gelisah.<br />
Bahkan orang-orang kaya, yang menduduki jabatan penting, setiap hari makan enak, senantiasa dirundung kegelisahan, misal: apakah kedudukan saya aman? bagaimana harta saya, sudah amankah? dan lain sebagainya.</p>
<p>Sedangkan obat hati bukan lah perkara-perkaran dunia tersebut di atas. Melainkan iman dan amal sholih semata. Bagi ummat <a href="http://galih.eu/tag/islam/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Islam">Islam</a> yang senantiasa memperbaiki iman dan amal sholihnya, semakin yakin dengan janji-janji Allah ta&#8217;ala dan janji-janji Rasulullah saw. Semakin merindukan kehidupan surga yang kekal abadi. Tak terkesan dengan kenikmatan ataupun kesusahan di dunia. <span style="color: #0000ff;">Hal ini bukan berarti kita 100% meninggalkan keduniaan kita, tapi tidak terkesan dalam hati.</span></p>
<p>Semakin hari berfikir dan beraktivitas untuk memikirkan bagaimana kehidupan di akherat, apakah saya nanti selamat ataukah tidak? Bagimana orang tua, anak, istri/suami, dan saudara-saudara saya, selamat atau tidak?<br />
Orang-orang seperti inilah yang dengan berbagai macam aktivitas dan kesibukannya di dunia tidka melalaikannya dari mengingat Allah ta&#8217;ala, setiap tindakannya didasari contoh dari Rasulullah saw., mulai dari bangun tidur di waktu pagi sampai menjelang tidur lagi di malam hari.</p>
<p>Laa Ilaaha Illallaah Muhammadurrasuulullaah.<br />
Tidak ada yang berhak disembah selain Allah ta&#8217;ala, dan Nabi Muhammad saw. adalah utusan Allah ta&#8217;ala.</p>
<p>Mari kita tingkatkan iman dan amal sholih kita.<br />
Berdoa pada Allah, agar diri, harta, dan waktu kita semakin sibuk dikorbankan untuk membuat amalan atau bekal di akherat nanti.</p>
<p>Tidak hanya berfikir dan merenung, tetapi benar-benar berkorban fisik.<br />
Insya Allah, semakin lama kebesaran sifat-sifat Allah ta&#8217;ala dan kerinduan akan kampung akherat akan semakin tertanam dalam hati.</p>
<p>Mari mencoba! <img src='http://galih.eu/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>-</p>
<blockquote><p><span style="color: #000080;">Tulisan disusun ulang berdasarkan:</span></p>
<p><a href="http://galih-hermawan.blogspot.com/2008/06/harga-bbm-naik-iman-ilmu-dan-amal-shoil.html" target="_blank">http://galih-hermawan.blogspot.com/2008/06/harga-bbm-naik-iman-ilmu-dan-amal-shoil.html</a></p></blockquote>
<img src="http://galih.eu/?ak_action=api_record_view&id=103&type=feed" alt="" />
	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/21/sebab-talim-si-anak-tidak-lagi-suka-menonton-tv/" title="Sebab Ta&#8217;lim, Si Anak Tidak Lagi Suka Menonton TV (21 February 09)">Sebab Ta&#8217;lim, Si Anak Tidak Lagi Suka Menonton TV</a> (2)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/26/saudara-muslim-australia-bercerita/" title="Saudara muslim Australia bercerita (26 February 09)">Saudara muslim Australia bercerita</a> (2)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/28/sakitkah-saya/" title="Sakitkah Saya? (28 February 09)">Sakitkah Saya?</a> (0)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/21/perjuangan-mendirikan-talim-rumah/" title="Perjuangan Mendirikan Ta&#8217;lim Rumah (21 February 09)">Perjuangan Mendirikan Ta&#8217;lim Rumah</a> (1)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/23/perbaiki-akar-ranting-batang-dan-buah-akan-baik/" title="Perbaiki Akar! Ranting, batang, dan buah akan baik (23 February 09)">Perbaiki Akar! Ranting, batang, dan buah akan baik</a> (0)</li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://galih.eu/2009/02/24/harga-bbm-naik-iman-ilmu-dan-amal-sholih-harus-naik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perbaiki Akar! Ranting, batang, dan buah akan baik</title>
		<link>http://galih.eu/2009/02/23/perbaiki-akar-ranting-batang-dan-buah-akan-baik/</link>
		<comments>http://galih.eu/2009/02/23/perbaiki-akar-ranting-batang-dan-buah-akan-baik/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2009 02:19:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Galih Hermawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah dan Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://galih.eu/?p=99</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala mengijinkan penulis untuk ngeblog lagi. Fenomena yang terjadi di masyarakat sekarang bisa penulis ilustrasikan seperti sebuah pohon yang dipenuhi atau tersusun atas akar, ranting, batang, buah, dan bagian-bagian lainnya. Kondisi pohon sudah mulai tua, akar mulai lemah dalam menyerap sari-sari mineral dai dalam tanah. Berangsur-angsur suplai mineral, vitamin, dan sari2 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala mengijinkan penulis untuk ngeblog lagi.</p>
<p>Fenomena yang terjadi di masyarakat sekarang bisa penulis ilustrasikan seperti sebuah pohon yang dipenuhi atau tersusun atas akar, ranting, batang, buah, dan bagian-bagian lainnya.<br />
Kondisi pohon sudah mulai tua, akar mulai lemah dalam menyerap sari-sari mineral dai dalam tanah. Berangsur-angsur suplai mineral, vitamin, dan sari2 lainnya mulai melemah. Batang mulai keropos, ranting-ranting lemah, dan daun-daunan yang tadinya hijau indah menjadi agak kekuningan, dan lama-lama membusuk dan jatuh ke tanah.</p>
<p><span style="font-style: italic;">Ah&#8230; itu mah akal pikir saya yang lemah ini.</span></p>
<p>Baiklah, berikutnya dengan mengetahui kondisi pohon dan bagian-bagiannya tersebut, ada 3 solusi yang bisa jadi dilakukan oleh manusia untuk memperbaikinya:</p>
<p><span style="font-weight: bold; color: #3333ff;"> 1. Perbaikan instan</span></p>
<p>Orang seperti ini mempunyai risau yang kuat untuk memperbaiki pohon, cuma dia tidak mau susah payah. Tidak sabar dan berharap agar pohon bisa diperbaiki dengan cepat alias instan. Maka, ketika dia melihat daun-daunan yang mulai kuning segeralah dia mengecat daun itu dengan cat warna hijau biar kelihatan segar. Ketika ranting-ranting dan batang mulai lemah, maka segera diikat dengan kuat dengan menggunakan tali rafia atau kawat.<br />
<span class="fullpost"><br />
Pohon secara sekilas kelihatan membaik, namun dalam waktu lama atau jangka panjang pohon itu akan hancur dan binasa.</span></p>
<p><span id="more-99"></span><span style="font-weight: bold; color: #3333ff;">2. Hancurkan yang rusak</span></p>
<p>orang kedua ini mirip dengan orang pertama, yaitu risau yang kuat utuk memperbaiki pohon namun kurang sabar. Sehingga orang ini bertindak secara tegas dan keras. Setiap melihat daun-daunan yang mulai kuning, langsung dipotong. Ranting-ranting dan batang yang mulai lemah dipatahkan saja, selain dapat mengganggu keindahan pohon, orang ini juga takut bahwa kerusakan yang ada dapat menyebabkan kerusakan vital pada pohon secara keseluruhan.</p>
<p>Sehingga, lama-lama tanpa ada pemeliharaan, setiap bagian pohon akan mengalami penurunan, dan dihancurkan saja semuanya. Terjadikah perbaikan? Bukan, penghancuranlah yang ada.</p>
<p><span style="font-weight: bold; color: #3333ff;"> 3. Perbaiki perlahan-lahan tapi konsisten</span></p>
<p>Orang ketiga ini paham akan terjadinya kemunduran pada pohon. Namun dia ingin memperbaiki pohon ini tanpa ada keinginan merusak, seperti yang disebabkan oleh tingkah laku orang pertama dan kedua. Maka orang ini mulai menyirami tanaman dengan air, memberikan pupuk, merawat dengan sabar. Meskipun masih terlihat banyak sekali kekurangan, cacat atau kerusakan yang mulai melanda pohon, namun dia berharap jangka panjang pohon ini akan membaik dan menurunkan pohon-pohon lain yang lebih baik.</p>
<p><span style="color: #ff0000;">&#8212;</span><span style="color: #0000ff;">&gt;&gt;</span></p>
<p>Kondisi ummat atau masyarakat sekarang mulai menjauh atau lemah dibandingkan dengan kondisi masyarakat terbaik pada zaman Rasulullah Shalallaahu &#8216;Alaihi Wasallam dan para sahabatnya R.Hum.</p>
<ol>
<li>Kondisi iman yang lemah, yakin kepada makhluk lebih besar ketimbang yakin kepada Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala dan sifat-sifat Nya. Lebih yakin kepada kebahagiaan di dunia yang sementara ini ketimbang keinginan untuk bahagia di akherat (surga) nanti. Lebih yakin terhadap benda-benda dunia (harta, kedudukan, gelar, dll) dalam menyelesaikan masalah sehari-hari ketimbang menyelesaikan masalah melalui &#8216;amal sholih yang diperintahkan Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala seperti yang dicontohkan Rasulullah Shalallaahu &#8216;Alaihi Wasallam.<br />
Bahkan amaliah (aktivitas) sehari-hari lebih banyak meniru orang-orang bukan <a href="http://galih.eu/tag/islam/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Islam">Islam</a> daripada meniru baginda Rasulullah Shalallaahu &#8216;Alaihi Wasallam.</li>
<li>&#8216;Amal sholih yang paling utama, yaitu sholat, mulai ditinggalkan (dilalaikan).</li>
<li>Keengganan atau malas menuntut &#8216;ilmu agama, sehingga aktivitas sehari-hari lebih banyak dituntun oleh ilmu-ilmu dunia semata. Dan ada pula orang yang mempunyai ilmu tinggi, justru semakin sombong, akhlak buruk, merasa yang paling benar, ilmunya digunakan untuk menipu rakyat, dan lain sebagainya. Disebabkan lemahnya dzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala.</li>
<li>Akhlak yang kurang terpuji mulai bermunculan. Dalam bergaul sudah tidak lagi ada adab sopan santun, baik itu ke ulama, orang yang lebih tua atau lebih muda. Malu mengucapkan salam sesama ummat Islam. Muka yang jarang tersenyum. Padahal senyumnya ummat Islam di depan ummat Islam yang lain akan Allah ta&#8217;ala anggap sebagai sedekah. Subhanallaah.</li>
<li>Ketika beramal, dikotori dengan niat-niat jelek selain mengharap ridho dari Allah ta&#8217;ala. Ketika dalam beramal sholih ada manusia yang lihat atau dukungan, maka bersemangat. Sedangkan sebaliknya, malas-malasan.</li>
<li>Ummat Islam kurang sungguh-sungguh dan berkorban dalam memperbaiki iman dan amal sholihnya. Sedangkan untuk menuntut ilmu dunia, bekerja mencari nafkah, begitu susah payahnya, sampai meninggalkan anak, istri/suami, korban harta, korban diri, untuk sesuatu yang akan ditinggalkan ketika mati. Sedangkan untuk yang kekal, iman dan amal sholih&#8230; Allahu Akbar, sangat kurang sekali. Termasuk penulis sendiri, namun penulis niat sungguh-sungguh insya Allah.</li>
</ol>
<p>Dengan kondisi semacam ini, sebagaimana penulis sebutkan mirip <span style="font-weight: bold; color: #009900;">orang pertama</span>, yaitu ingin melihat kondisi ummat Islam dan sistem yang berjalan segera baik, sesuai dengan tuntunan syariah, namun tidak mau berkorban. Ketika usaha perbaikan ada sokongan atau dukungan, baik itu dana, tenaga, dll, maka sangat semangat sekali. Namun, ketika tidak ada sokongan, malas untuk mengorbankan harta, diri, dan waktunya sendiri. Maka orang-orang seperti ini bercita-cita tinggi, melakukan perbaikan di segala bidang, tapi lupa memperbaiki iman ummat Islam sebagai pondasi utama. Dampaknya, hanya angan-angan saja yang ada, implementasi susah sekali.</p>
<p>Untuk tipe <span style="font-weight: bold; color: #009900;">orang kedua</span>, ketika melihat adakejahilan dan kerusakan di tengah masyarakat, maka dia langsung seolah-olah ingin menghilangkan orang tersebut dari muka bumi, biar Islam tidak tercemar. Ketika melihat ada orang Islam sedang bermaksiat, maka inginnya langsung &#8220;<span style="font-style: italic;">membasmi</span>&#8221; dia saja. Padahal orang yang bermaksiat tersebut belum sekalipun diajak kepada kebaikan, belum sekalipun ditawarkan apa keutamaan amal sholih, orang bertaubat&#8230;</p>
<p>Bahkan Allah ta&#8217;ala dalam Al-Qur&#8217;an Nya yang mulia dan hadits-hadits Nabi, lebih mengutamakan berita-berita gembira kepada ummat daripada ancaman-ancaman. Tanpa perlu menghilangkan ancaman-ancaman tersebut.</p>
<p>Coba saja, anak kecil yang baru belajar sekolah, ketika dia sedang malas belajar, Anda tawari dengan keuntungan dan keutamaan apabila dia rajin belajar, tentu anak kecil tersebut akan semangat lagi dalam belajar. Tapi coba, kalau anak kecil tersebut langsung Anda ancam, bahkan Anda pukul, tanpa adanya kabar gembira dulu, anak kecil ini akan lebih malas belajar, jangka panjangnya akan lebih buruk lagi.</p>
<p>Nah, <span style="font-weight: bold; color: #009900;">orang ketiga</span> ini, mari kita sama-sama berkeinginan memperbaiki iman dan amal sholih kita, dan timbulkan kerisauan untuk mengajak ummat ikut sama memperbaiki iman dan amal sholihnya. Secara bertahap dan perlahan, namun istiqomah / konsisten, insya Allah, Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala akan tunjukkan hasilnya pada kita. Kalaulah tidak nampak di dunia, yakinlah Allah ta&#8217;ala akan tampakkan di akherat kelak.</p>
<p>So, ayo belajar sama-sama nambah risau dan korban untuk memperbaiki iman dan amal sholih kita. Tambah korban harta, waktu, dan diri untuk mengusahakan bekal di akherat, jangan melulu untuk bekal dunia saja.</p>
<p> <img src='http://galih.eu/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Piss.</p>
<p>-</p>
<blockquote><p><span style="color: #000080;">Tulisan disusun ulang berdasarkan:</span></p>
<p><a href="http://galih-hermawan.blogspot.com/2008/04/perbaiki-akar-ranting-batang-dan-buah.html" target="_blank">http://galih-hermawan.blogspot.com/2008/04/perbaiki-akar-ranting-batang-dan-buah.html</a></p></blockquote>
<img src="http://galih.eu/?ak_action=api_record_view&id=99&type=feed" alt="" />
	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/21/sebab-talim-si-anak-tidak-lagi-suka-menonton-tv/" title="Sebab Ta&#8217;lim, Si Anak Tidak Lagi Suka Menonton TV (21 February 09)">Sebab Ta&#8217;lim, Si Anak Tidak Lagi Suka Menonton TV</a> (2)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/26/saudara-muslim-australia-bercerita/" title="Saudara muslim Australia bercerita (26 February 09)">Saudara muslim Australia bercerita</a> (2)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/28/sakitkah-saya/" title="Sakitkah Saya? (28 February 09)">Sakitkah Saya?</a> (0)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/21/perjuangan-mendirikan-talim-rumah/" title="Perjuangan Mendirikan Ta&#8217;lim Rumah (21 February 09)">Perjuangan Mendirikan Ta&#8217;lim Rumah</a> (1)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/03/07/mari-mempromosikan-allah-swt-dan-rasul-nya/" title="Mari mem-&#8221;Promosikan&#8221; Allah swt. dan Rasul-Nya (7 March 09)">Mari mem-&#8221;Promosikan&#8221; Allah swt. dan Rasul-Nya</a> (0)</li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://galih.eu/2009/02/23/perbaiki-akar-ranting-batang-dan-buah-akan-baik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

