<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Galih Hermawan on The Net &#187; kencing berlari</title>
	<atom:link href="http://galih.eu/tag/kencing-berlari/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://galih.eu</link>
	<description>Seorang hamba Allah ta'ala, naib Rasulullah Muhammad saw., dan pewaris kitabullah AlQur'an</description>
	<lastBuildDate>Sun, 30 Oct 2011 16:42:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Guru Kencing Berdiri, Murid Kencing Berlari</title>
		<link>http://galih.eu/2010/06/21/guru-kencing-berdiri-murid-kencing-berlari/</link>
		<comments>http://galih.eu/2010/06/21/guru-kencing-berdiri-murid-kencing-berlari/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jun 2010 07:41:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Galih Hermawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah dan Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Lain-Lain]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[kencing berdiri]]></category>
		<category><![CDATA[kencing berlari]]></category>
		<category><![CDATA[pepatah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://galih.eu/?p=395</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillahi nahmaduhuu wa nushollii wa nusallimu &#8216;alaa rasulihil kariim. Amma ba&#8217;du. Allah SWT. yang Maha Baik, yang senantiasa mencurahkan ramat-Nya setiap saat, dan mudah2an shalawat serta salam senantiasa Allah ta&#8217;ala curahkan pada manusia sempurna penghulu 2 alam Rasulullaah Muhammad SAW., kepada  keluarganya beserta keturunannya, kepada para shahabat-shahabatnya, dan ummatnya yang istiqomah mengikuti sunnah-sunnahnya hingga hari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #003366;"><strong>Alhamdulillahi nahmaduhuu wa nushollii wa nusallimu &#8216;alaa rasulihil kariim. Amma ba&#8217;du.</strong></span></p>
<p>Allah SWT. yang Maha Baik, yang senantiasa mencurahkan ramat-Nya setiap saat, dan mudah2an shalawat serta salam senantiasa Allah ta&#8217;ala curahkan pada manusia sempurna penghulu 2 alam Rasulullaah Muhammad SAW., kepada  keluarganya beserta keturunannya, kepada para shahabat-shahabatnya, dan ummatnya yang istiqomah mengikuti sunnah-sunnahnya hingga hari kiamat. Amiin.</p>
<p>Atas karunia Allah ta&#8217;ala, penulis dapat menyampaikan tulisan ini yang kalau dihitung-hitung dari tulisan terakhir cukup lama, yaitu sekitar 4 bulan, sejak awal Februari 2010.</p>
<p>Tiba-tiba saja penulis dapat ilham mengenai sebuah <a href="http://galih.eu/tag/pepatah/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with pepatah">pepatah</a> tradisional Indonesia yang insya Allah telah kita dengar sejak kita kecil atau awal masuk sekolah, yaitu <a href="http://galih.eu/tag/pepatah/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with pepatah">pepatah</a> &#8220;<span style="color: #003366;"><em><strong>Guru <a href="http://galih.eu/tag/kencing-berdiri/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with kencing berdiri">kencing berdiri</a>, murid <a href="http://galih.eu/tag/kencing-berlari/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with kencing berlari">kencing berlari</a></strong></em></span>&#8220;.</p>
<p>Seingat penulis dulu ketika masih kecil sambil membaca beberapa tulisan-tulisan di internet, salah satunya adalah di <a href="http://id.wikiquote.org/wiki/Guru_kencing_berdiri,_murid_kencing_berlari" target="_blank"><span style="color: #008000;">WikiQuote</span></a>, mengartikan sebagai berikut.</p>
<blockquote>
<ol>
<li>Murid biasanya bulat-bulat mencontoh gurunya, maka guru sebaiknya jangan memberikan contoh yang buruk.</li>
<li>Menjadi tokoh panutan di masyarakat/pejabat negeri hendaknya jangan  sampai memberi contoh yang buruk</li>
</ol>
</blockquote>
<p>Insya Allah rata-rata para orang tua, guru, dan pendahulu kita hendak memberikan nasehat yang baik bahwa kita harus bisa menjadi panutan yang baik terhadap manusia lainnya.</p>
<p>Ada beberapa hal yang saya penasaran mengenai pepatah tersebut, di antaranya adalah:</p>
<blockquote><p>Kenapa menggunakan kata predikat (atau kata kerja) <span style="color: #ff0000;">kencing</span> (atau buang air kecil)</p>
<p><span style="color: #0000ff;">Kencing berdiri</span> disematkan pada guru, <span style="color: #0000ff;">kencing berlari</span> pada murid</p></blockquote>
<p><strong><span style="color: #008000;">Adakah yang salah dengan kencing berdiri buat guru, atau umumnya pada seorang manusia?</span></strong></p>
<p><span id="more-395"></span>Kalau kencing berlari disematkan pada manusia memang sesuatu yang tidak wajar di tengah2 budaya masyarakat kita, khususnya di Indonesia, atau mungkin negara lain.</p>
<p>Jika dipandang dari sisi agama (Islam), meskipun ada beberapa perbedaan pendapat mengenai &#8220;kencing berdiri&#8221; ini, saya lebih cenderung untuk melazimkan diri dengan kencing sambil duduk/jongkok dalam keadaan normal.</p>
<p>Kencing sambil duduk/jongkok insya Allah adalah kebiasaan Nabi SAW., yang sangat baik kita ikuti (laki-laki maupun perempuan).</p>
<p>Kembali lagi ke topik mengenai &#8220;kencing berdiri&#8221;, saya menduga para orang tua atau pendahulu kita terdahulu-pun tidak menganjurkan &#8220;kencing berdiri&#8221;, apalagi sejak tanah Jawa ini didatangi oleh para da&#8217;i-da&#8217;i Allah (sering disebut walisongo), yang mengajarkan Islam, berikut adab-adab aktifitas sehari-hari.</p>
<p>Namun, karena adab-adab aktifitas sunnah sehari-hari jarang sekali disampaikan dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat secara luas, sehingga aktifitas &#8220;kencing berdiri&#8221; ini menjadi sesuatu yang lumrah atau lazim. Allahu a&#8217;lam.</p>
<p>Oleh karena itu mari kita pelajari lagi kehidupan atau sunnah-sunnah Rasulullaah SAW., dan kita jadikan kebiasaan kita sehari-hari, apalagi kita yang senantiasan mengaku-aku sebagai ummat Beliau SAW.</p>
<p>Perlu disampaikan juga dalam keluarga kita, dan saat kondisi memungkinkan, kita sampaikan juga pada lingkungan masyarakat kita.</p>
<p>Banyak <a href="http://galih.eu/tag/hikmah/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with hikmah">hikmah</a> dari kencing sambil duduk/jongkok ini, di antaranya:</p>
<ul>
<li>Ikut sunnah Nabi SAW., mudah2an Allah dan Rasul-Nya menyayangi kita.</li>
<li>Mengurangi kemungkinan terkena najis, baik pada tubuh maupun pada pakaian.</li>
<li>Sehat insya Allah.</li>
</ul>
<p><span style="color: #ffffff;">.</span><br />
Kata kuncinya adalah di balik setiap amalan sunnah Nabi SAW. pasti ada kejayaan, yakinlah.</p>
<p>Benarnya datang dari Allah, kesalahan dari diri pribadi. Mohon maaf.</p>
<p><strong><span style="color: #008000;">Laa hauwlaa wa laa quwwaata illa billaah.</span></strong></p>
<img src="http://galih.eu/?ak_action=api_record_view&id=395&type=feed" alt="" />
	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/21/sebab-talim-si-anak-tidak-lagi-suka-menonton-tv/" title="Sebab Ta&#8217;lim, Si Anak Tidak Lagi Suka Menonton TV (21 February 09)">Sebab Ta&#8217;lim, Si Anak Tidak Lagi Suka Menonton TV</a> (2)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/26/saudara-muslim-australia-bercerita/" title="Saudara muslim Australia bercerita (26 February 09)">Saudara muslim Australia bercerita</a> (2)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/28/sakitkah-saya/" title="Sakitkah Saya? (28 February 09)">Sakitkah Saya?</a> (0)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/21/perjuangan-mendirikan-talim-rumah/" title="Perjuangan Mendirikan Ta&#8217;lim Rumah (21 February 09)">Perjuangan Mendirikan Ta&#8217;lim Rumah</a> (1)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/23/perbaiki-akar-ranting-batang-dan-buah-akan-baik/" title="Perbaiki Akar! Ranting, batang, dan buah akan baik (23 February 09)">Perbaiki Akar! Ranting, batang, dan buah akan baik</a> (0)</li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://galih.eu/2010/06/21/guru-kencing-berdiri-murid-kencing-berlari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

